berbeda tapi tak sama

Kreatifitas yang tiada henti

Pendampingan Masyarakat Miskin

Posted by pamungki pada Juli 1, 2008

Berjuta keinginan yang disampaikan masyarakat miskin untuk dapat merasakan kebahagiaan seperti yang dirasakan oleh semua orang yaitu terpenuhinya kebutuhan dasar : Kesehatan dan Pendidikan untuk anak-anak mereka, yang dapat mengubah perilaku dan menanam benih keberhasilan di dalam keluarganya kelak di kemudian hari.

Sederet dokumentasi yang saya abadikan ini merupakan salah satu bentuk pendampingan masyarakat miskin pada Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun Jawa Timur bulan Mei tahun 2008.

Bantuan PKH bersifat membantu Rumah Tangga Sangat Miskin yang memiliki 3 kriteria dalam keluarga tersebut terdapat :

  • Ibu Hamil/nifas
  • Balita
  • Anak SD/SMP

Dengan bantuan minimal Rp. 600.000,- dan maksimal Rp. 2.200.000,- per keluarga disesuaikan dengan kriteria yang ada di Rumah Tangga tersebut.

Proses pencairan di Kantor Pos Kecamatan dan pengambilan harus dilakukan oleh yang bersangkutan tidak dapat diwakilkan, berharap semoga bantuan yang diberikan ini dapat benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan yang diharapkan yaitu menekan angka kemiskinan Indonesia.

Untuk itu, jika dari pembaca ingin memberikan satu komentar atau bahkan memberikan bantuan yang sifatnya tidak mengikat, InsyaAllah saya dapat mendistribusikan dan memberikan data yang benar-benar terjadi di lapangan.

Disamping PKH dalam proses pendampingan banyak saya temukan masalah sosial yang lainnya seperti Cacat Fisik, Mental, Fakir Miskin, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dll.

Demikian apabila ada saran langsung saja kasih komentarnya. Terima Kasih.

SARIS D PAMUNGKI

Salam Komunitas

Posted in opini | Leave a Comment »

Surga FM

Posted by pamungki pada Juni 18, 2007

» Profil Suara Warga FM

SEJARAH BERDIRI

Radio Komunitas merupakan salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan masyarakat atas informasi yang memperjuangkan nilai-nilai demokrasi dan kearifan lokal, paradigma media yang selama ini menganggap masyarakat sebagai obyek media saja akan tereduksi dengan adanya peran masyarakat untuk mengelola media secara mandiri.

Perkembangan media informasi dan komunikasi ini diilhami reformasi politik pada tahun 1999 dengan runtuhnya rezim otoritarianisme, reformasi ini membawa harapan baru atas terciptanya iklim demokratisasi di Indonesia. bahwa issue msyarakat lokal memiliki hak mendapatkan akses media lokal dan tuntutan informasi yang berimbang menjadi sebuah kebutuhan untuk menciptakan media yang dikelola oleh masyarakat sendiri, dimana akses dan deseminasi informasi ditujukan kepada masyarakat yang mengedepankan kepentingan dan keberpihakan masyarakat, Sehingga masyarakat memperoleh akses informasi sebagaimana yang dikehendaki.

Pada 1 Mei tahun 2000 Radio Komunitas ini bernama “Radio Swara Komunitas” telah berdiri sebagai sebuah kepentingan bersama kelompok masyarakat untuk memperjuangkan keadilan dan kesetaraan informasi, radio komunitas ini didirikan oleh masyarakat yang terdiri dari 18 desa di 18 Kecamatan di kabupaten Jombang dengan maksud untuk merepresentasikan geografi kabupaten Jombang, radio komunitas didirikan di desa carangwulung kecamatan Wonosalam dan studio siaran di tempatkan Jl. Wersah IX 36 Jombang.
Pada Januari tahun 2001 “Radio Swara Komunitas” harus di hentikan sementara karena gangguan psikologis pengurus pada waktu itu karena ketakutan swepping yang dilakukan oleh pemerintah dan aparat, disamping waktu itu masih banyak kendala teknis.

Pada 25 Februari tahun 2003 Radio Komunitas berdiri kembali dengan dimotori oleh aktivis mahasiswa di jombang bersama komunitas miskin kota yang terdiri dari abang becak, pemulung dan pengamen dan kemudian disepakati merubah nama menjadi “Suara Warga” di singkat dengan Surga FM bertempat di Frekwensi 97.05 dan mulai melakukan siaran perdananya dengan program program diantaranya Dapur Demokrasi/talkshow. Suara hati Rakyat/puisi, Warga Desa/Reportase, Surga wacana, Sosial Live Surga dan Live Musik Lokal.
Dengan terbitnya keputusan menteri nomor 15 tahun 2003 bahwa radio komunitas dialokasikan pada tiga kannal kemudian radio suarawarga memindah frekuensinya di 107,7 MHz.

VISI
Radio komunitas menjadi media rakyat untuk mendapatkan akses informasi komunitas lokal
Terbangunnya opini publik melalui radio komunitas yang memihak pada kepentingan masyarakat
Membangun informasi untuk memperjuangkan hak-hak dasar (based right) masyarakat

MISI
Menfasilitasi masyarakat untuk memediasi masalah-masalah komunitas dan dapat memperoleh informasi sesuai yang dibutuhkan komunitas
Menciptakan informasi yang berimbang antara pusat, daerah dan komunitas lokal
Sebagai media advokasi masyarakat untuk memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat
Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia masyarakat basis pengembangan media rakyat
Sebagai alat yang digunakan untuk media kontrol dan partisipasi publik dalam pembuatan kebijakan daerah.

USAHA/AKTIFITAS ORGANISASI
Organisasi bergerak pada level broadcasting dengan melakukan aktifitas penyiaran radio suarawarga FM.
Melakukan program produksi radio berbasis lokal dengan mengembangkan produksi budaya lokal, radio drama, jinggle, dan ILM.
Menjalin kerjasama untuk mengembangkan program-program radio komunitas
Melakukan capasity building radio komunitas baik di internal maupun ekternal radio komunitas

Posted in opini | Leave a Comment »

Berubah itu Past! Kepercayaan harus Dipegang…

Posted by pamungki pada Juni 17, 2007

Selamat Datang

suatu perubahan itu pasti terjadi, tapi kepercayaan harus dipegang agar terjalin komunitas yang lebih baik. sebuah komunitas yang awalnya ingin merubah suatu organisasi kepemudaan di lingkungan kelurahan, yang dulunya tidak sesuai dengan UU yang ada saat ini.

Dengan segala argumen, langkah dan komitmen bersama bahwa kita hanyalah sebuah organisasi, wadah kegiatan bagi pemuda dan bukan unit usaha ekonomi.

RADIO KOMUNITAS merupakan salah satu jenis media komunikasi elektronik, yang pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat (Komunitas) sendiri. Radio Komunitas merupakan media pemberdayaan masyarakat, yang bertujuan untuk pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Radius pancaran Radio Komunitas terbatas pada radius lokal (sebatas area sasaran yang ditetapkan), sedangkan isi siaran atau informasi yang disampaikan dalam Radio Komunitas merupakan informasi pemberdayaan yang dikemas sesuai dengan budaya lokal. Manajemen Radio Komunitas, baik manajemen pengelolaannya maupun paket-paket siarannya dilakukan oleh masyarakat sendiri.
Paket isi siaran radio komunitas bisa diambil dari hasil rekaman teater rakyat yang telah dipentaskan, sosio drama yang direkam dalam kaset kemudian disiarkan melalui radio, atau dialog antar pelaku pemberdayaan, atau cerita humor dan lawakan lokal yang memunculkan permasalahan yang harus segera dipecahkan bersama.
Selain itu, isi informasi dari siaran radio komunitas dapat berupa laporan pandangan mata di tempat lokasi adanya permasalahan yang dihadapi masyarakat. Oleh sebab itu, paket siaran Radio Komunitas diupayakan untuk disesuaikan dengan paket-paket materi dan jadwal pelaksanaan Rembug Warga. Hal ini memungkinkan paket siaran akan menjadi alat perangsang untuk dialog maupun diskusi mencari upaya-upaya pemecahan masalah secara bersama.
Pada pelaksanaan pembentukkan RADIO KOMUNITAS ini, akan diperlukan orang-orang yang mempunyai kemampuan dalam teknis pemancar radio. Oleh sebab itu kerjasama dengan pihak luar yang mempunyai potensi pengelolaan radio dalam hal ini sangat diperlukan. Pembuatan Radio KOMUNITAS ini didasarkan dari kebutuhan masyarakat terhadap informasi pemberdayaan. Beberapa paket siaran yang umumnya disiarkan dalam radio Kamunitas: antara lain berupa dialog, sandiwara, kesenian , dll

PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA PEMBANGUNAN
RADIO KOMUNITAS. Sertakan orang lokal yang menguasai elektronik, kesenian, pemandu dialog baik yang berasal dari relawan, tokoh, atau masyarakat umum

DISKUSI PERENCANAAN PEMBANGUNAN RADIO KOMUNITAS
DENGAN PIHAK TEKNISI RADIO. Pokok bahasan diskusi sekitar peralatan yang diperlukan, cara perakitan alat, cara penggunaan alat untuk penyiaran, pem-buatan rekaman, ijin siar, cara memproduksi paket-paket siaran dll.

MENDIRIKAN ATAU MEMBANGUN RADIO KOMUNITAS.
Sumber dana, lokasi, peralatan, nama radio Komunitas harus disepakati oleh warga masyarakat, dan ditekankan merupakan milik bersama, baik perencanaan materi siaran dan pelaksanaan siaran dilakukan secara bersama.

MENGISI PAKET SIARAN.
Untuk mengisi atau membuat paket-paket siaran radio komunitas, didasarkan pada hasil identifikasi masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Setelah ditetapkan jenis siaran (dialog, humor, seni rakyat, drama, dll), maka harus direncanakan proses produksi siaran, dana, waktu dan penanggung jawab tiap paket siaran.

Evaluasi untuk Radio KOMUNITAS dilakukan secara partisipatif. Lebih utama dilakukan pada saat Rembug Warga dilaksanakan..!

1. Identifikasi masalah (dilakukan dengan cara pengamatan ke lapangan serta wawancara dengan tokoh maupun masyarakat)
2. Mengolah masalah yang ditemukan kedalam suatu narasi sederhana
3. Penentuan paket apa yang akan dibuat ( dialog, sandiwara kesenian lokal,drama, humor dll) Sesuaikan dengan dana dan SDM yang ada.
4. Pembuatan naskah & skenario
5. Pembagian peran
6. Latihan Produksi
7. Produksi/rekaman
8. Disiarkan di radio komunitas dan dibawa ke dalam pelaksanaan Rembug warga
9. EVALUASI
dongprinkfm.jpg

Posted in opini | 1 Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.